A Story about My Korean Drama

Drakor.. Pasti sudah tau semua apa itu drakor? Yap! Drakor kepanjangan dari drama korea, I Love drama korea! Hahaha.. Tapi mungkin kesukaan saya ini, tidak seperti fans kebanyakan yang menonton semua drama korea. Saya hanya memilih drama yang menurut orang-orang bagus, dan “bagus” menurut teman dekat saya, si cyin (nama samaran, hahaha) *si cyin ini adalah orang yang paling suka drama korea dan bisa memberikan sebuah rekomendasi serta review yang bagus tentang drama korea, I Love you cyin.. Hahahaha
Pertama kali saya berkenalan dengan drakor adalah drama korea pencinta remaja yang mengadaptasi jalan ceritanya F4. Yap! (bisa ditebak, kan??!!) Apalagi kalau bukan Boys Before Flowers!! (beri riuhan rendah.. hahahha)

Drama pertama yang saya tonton! Cakep-cakep ya? :)

Drama pertama yang saya tonton! Cakep-cakep ya? 🙂

Yah.. Saya akui, saya memang tidak sempat mengenal yang namanya drama korea paling fenomenal seperti Full House, Memoriam of bali ataupun Endless Love. Drakor sekelas Winter Sonata aja, memang pernah saya tonton dan saya suka, tapi karena jam tayangnya larut malam, saya tidak mengikuti jalan cerita drama tersebut, sehingga saya pun tidak tau jalan ceritanya seperti apa (penggemar drakor macam APA SIH INI??!! Hahahaha). Saya memang boleh dikatakan telat sekali menjadi penggemar drakor ini, but better late than never kan ya.. hahaha.. Awal perkenalan saya dengan drakor BBF ini pun tidak sengaja. Ceritanya, pada saat itu saya sedang pusing (jaman dulu belum ada kata galau) dengan skrispsi. Tiap malam saya begadang buat mengerjakan skripsi bareng teman saya si cyin. Nah, pada saat itu secara tidak sengaja saya sedang mengerjakan skripsi dikamar dia yang juga merupakan teman satu kos, dan secara tidak sengaja pula dia menyetel stasiun tivi indosiar. Ketika beranjak larut malam, (si cyin sudah tertidur) mulailah drama BBF ini main.

Awalnya saya merasa ini film apa ya? ko ceritanya mirip-mirip F4 gitu, tapi lama kelamaan saya ikuti. Eh, ga disangka ternyata menarik juga loh.. Dan setelah itu saya seperti kecanduan buat nonton film ini (jaman dulu nyebutnya masih film, karena belum familiar tentang drama) tiap malam. Ga perduli walaupun harus nonton larut malam, saya jabanin lah.. Karena ketertarikan saya yang begitu besar, maka virus drakor ini saya tularkan ke si cyin saya. Awalnya sih, dia tidak suka, karena menurutnya film ini jiplak F4 bangeeeett…. Tapi saya meyakinkan dan membujuk-bujuk dia agar mau menonton dan ternyata… *jeng… jeng…..* Dia suka juga pada akhirnya… (beri saya aplaus, karena berhasil mempengaruhi orang lain, prok! prok!) hahahahaha

Saya ga usah ceritalah ya.. gimana sinopsisnya.. semua orang diplanet ini juga pasti udah hapal ceritanya.. ya, kan?? hahaha.. Saya mau cerita tentang karakter didalam drama ini yang saya sukai, yaitu… Kim Bum.. Kalau si cyin sih, sukanya ama Gu Jun Pyo.

Aaakkk!! Kaka Kim Bum Hahaha

Pria imut yang memikat hatiku pertama kali.. 😉

Kim Bum ini menurut saya pria yang baik tapi ternyata punya sisi misteriusnya. Hal ini dikarenakan dia tidak bisa melupakan cinta pertamanya yang sangat dia cintai. Cinta pertamanya itu meninggalkan dia, dan memilih untuk hidup bersama kakaknya.. Apa ga tragis tuh? Dan yang lebih tragis adalah… Bapaknya suka sekali menyakiti hati ibunya dengan membawa perempuan lain ke dalam rumah, dan pada saat itu karena dia masih kecil, dia tidak berdaya untuk menolong ibunya, makanya sewaktu dia besar dia senang mempermainkan hati wanita. Jadi kim bum ini sosok yang menurut saya imut dan misterius. Hal itu yang bikin saya suka.. hahaha.. Simpel yah.. (iyah.. emang saya orangnya ga terlalu suka yang ribet, huahahha).

Nah, trus kenapa saya ga suka ama Gun Jun Pyo, *menurut pendapat saya loh.. ya.. ini.. please jangan bully saya ya.. fansnya Lee Min Ho.. :)* karena menurut saya rambutnya si Lee Min Ho ini aneh, dan yah.. karakternya biasa aja, ga ada sisi misteriusnya.. begitu saja.. Tapi nantinya saya mulai bakalan suka ko, sama si Lee Min Hoo ini, setelah melihat penampilannya yang berbeda di drama selanjutnya.

So, itulah pertama kalinya saya mengenal dan memahami drama korea, virus-virus tersebut mulai merasuki saya dan saya mencoba menebarkan ke teman-teman saya. Setelah drama ini berakhir di indosiar, saya bingung harus menonton apalagi. Yah.. seperti yang kita tau, jaman dulu blog-blog yang menyediakan donlotan drama korea secara gratis belum seramai sekarang, dan saya juga masih cupu alias tidak tahu cara mencari drama korea itu kemana… Akhirnya saya memutuskan fokus untuk mengerjakan skripsi saya.

Sampai pada akhirnya si cyin saya membawakan saya lagi sebuah drama. Si cyin ini orang yang paling getol bilang ke saya bahwa Gu Jun Pyo ini cakep (ga terima dia, saya ga suka ama Lee Min Ho, hahaha), sampai-sampai kita adu argumen dan saling ejek deh.. Dia bilang kim bum kaya anak-anak lah, ga dewasalah, terus biasanya saya balas dengan bilang bahwa rambutnya si Gun Jun Pyo aneh dan mukanya biasa aja.. Yah.. Begitulah adu argumen kami mengenai kim bum dan jun pyo. Sampai-sampai drama ini sudah berakhir, kita masih suka bertengkar gara-gara masalah ketampanan si Lee Min Ho ini (fiuuuh bangeeet.. gak, sih??!!!). Akhirnya suatu sore dia membawakan saya drama yang dibintangi Lee Min Ho ini, dia meminta saya untuk melihat bahwa si Lee Min Ho ini memang cakep, dan dia dapat membuktikan itu dari drama yang dia bawa (ngeri, kan.. cyin gw satu ini, ga bisa dikalahin argumennya.. hahaha). Dan setelah saya lihat dramanya, memang sih, kegantengan si Lee Min Ho ini benar-benar terlihat (tanpa rambut anehnya lagi, loh ya.. ). Pastinya kalian sudah tahu drama apa itu….. *Jeng.. Jeng…*

Drama kedua yang saya tonton. Personal Taste!!

Drama kedua yang saya tonton. Personal Taste!!

Yap!! Personal Taste! Tapi saya merasa drama ini kok kurang greget ya.. Drama ini tidak terlalu membekas di pikiran saya. Namun, saya tetap menikmati ko, apalagi jalan ceritanya juga lumayan bagus dimana garis besarnya mengenai arsitektur sebuah rumah tradisional korea yang mempertemukan Lee Min Ho dengan wanita yang nantinya dia sukai. Dan.. hal paling menarik dari drama ini adalah style Lee Min Ho yang emang ciamik, dimana cara berpakaiannya dia sewaktu dia pergi bekerja benar-benar bikin ketampanannya meningkat. Apalagi stylenya waktu itu tidak umum dikalangan pria saat itu. Celana yang menggantung ditambah tas slempang kesamping! Whoah!! Benar-benar memberikan kesan yang ga biasa atau aneh dimata para cowo-cowo Indo, tapi kalau disana kita melihatnya ko, makin tambah ganteng ya.. Hahahahaha.. Setuju, gak?? Namun, hati saya ini saat itu masih tetap untuk kim bum (ga tergoyahkanlah pokoknya.. hahahha).

Sayang ga bisa menampilkan sampai full badan, tapi stylenya cakep, kan? :)

Sayang ga bisa menampilkan sampai full badan, tapi stylenya cakep, kan? 🙂

Dan.. begitulah..awal mula cerita saya tertarik dengan dunia perdramaan korea, walaupun setelah menonton drama Personal Taste saya vakum menonton drama tapi kemudian saya dipertemukan dengan drama yang bikin saya jatuh cinta setengah mati.. Mau tau drama apa itu?? Tunggu di tulisan saya saya berikutnya yah.. (Jangan penasarannya yah.. Hahaha) Happy Monday reader!! 🙂

Advertisements

One thought on “A Story about My Korean Drama

  1. Pingback: My Daebak Korean Drama | Miechantique

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s